Sebanyak16 peserta mengikuti pelatihan kerja las bawah air di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKPL) Condet, 19/07/2022 13:04 WIB 16 Posyandu di RW 05 Cilangkap Dibarengi Layanan Vaksin COVID 19 Pesertapelatihan pengelasan bawah air di STP dipatok dalam waktu 2-3 bulan sudah mahir dan bersertifikasi underwater wet welding. Namun, jangan melihat biaya yang harus dikeluarkan sebab ahli las bawah air selalu menjadi rebutan konsumen yang biasanya bergerak di bidang perkapalan dan pengeboran minyak di laut. Metode Pengelasan pada Sejumlahberita seputar DKI Jakarta terjadi pada Selasa (19/7), mulai dari jenazah anggota TNI korban kecelakaan maut disemayamkan hingga geliat giat "penghuni" Pasar Ular. IniTempat Pelatihan Welder dan Sertifikasi Juru Las, dan teori Pengertian Tukang Las. Underwater adalah Salah satu kualifikasi khusus welder atau dikenal dengan pengelasan bawah air. Underwater welding adalah proses pengeasan yang dilakukan di bawah air, umumnya laut. Welder ini merupakan tenaga spesialis khusus pengelasan basah yang Caraikut pelatihan tukang las bawah laut. Tempat yang menyediakan sertifikasi tukang las bawah laut di Indonesia, masih sangat terbatas dan sifatnya privat. Setidaknya, terdapat dua tempat pelatihan tukang las bawah laut di Indonesia. Pertama, Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las (PPKKPL) di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatanpelatihan kepemimpinan akan dilaksanakan pada hari Sabtu 10 Oktober 2015, jam 15.00 di aula sekolah. terutama dalam bentuk tarian yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Yakni dari sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote dengan keunikan dan identitasnya. 25.) Kalimat di bawah ini yang merupakan kalimat pembatasan PermenakerNo. 06 Tahun 2017, menyebutkan bahwa Kewenangan Teknisi K3 dan Operator K3 elevator dan Eskalator Wajib di buktikan dengan lisensi K3. Teknisi maupun Operator Lift harus memiliki SIO dan Lisensi K3 Elevator (Lift) dan Eskalator, yang bisa di dapatkan melalui Diklat Lembaga Pelatihan Operator Lift (Elevator). DEVELOP Training Center menyelenggarakan Kelas Tenaga Teknisi iFBq. Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah. JAKARTA - Sebanyak 16 warga Kabupaten Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan las bawah air yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Disnakertrans dan Energi Provinsi DKI Jakarta di Gedung Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las PPKKPL, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa 20/7/2022. Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan, pelatihan las bawah air itu dilakukan mulai 18 Juli hingga 21 Agustus 2022. Para peserta mendapat materi praktik pengelasan dan teori penyelaman serta praktik langsung di kolam renang Rindam Jaya. "Diharapkan melalui pelatihan ini mudah-mudahan warga yang telah mengikuti, bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di kemudian hari," ujar Andri di Jakarta, Selasa. Baca Warganet Tuntut Dishub Kota Bekasi dan Pengembang Dijerat Hukum Imbas Kecelakaan Maut Andri menjelaskan, tujuan pelatihan itu untuk meningkatkan keterampilan warga DKI Jakarta khususnya di bidang pengelasan. Hal itu mengingat keahlian bidang pengelasan merupakan bidang yang banyak dibutuhkan pada lapangan pekerjaan. Bupati Kepulauan Seribu Junaedi berharap setelah pelatihan, para peserta dapat memberikan kemampuannya pada pengeboran minyak lepas pantai yang dikelola badan usaha milik negara BUMN, yaitu PT Pertamina Persero. Keahlian ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk melamar pekerjaan di pemerintahan maupun swasta. "Saya yakin banyak yang membutuhkan tenaga las bawah air terutama di Kepulauan Seribu, yang potensinya adalah lautan, salah satunya pengeboran minyak lepas pantai yang dikelola oleh Pertamina," kata Junaedi. Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Idris mengatakan, ke depan, Pemprov DKI perlu lebih banyak lagi menggelar pelatihan bagi masyarakat Kepulauan Seribu. Sehingga mereka tidak sulit untuk mendapat pekerjaan. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Pemkab Kepulauan Seribu menyatakan sudah mempunyai 30 teknisi di bidang pengelasan bawah air. Mereka merupakan hasil didikan Pemerintah Provinsi Pemprov DKI yang mengikuti pelatihan las bawah air di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las PPKKPL atau Balai Latihan Kerja BLK Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Kabupaten Kepulauan Seribu, Hermawan menjelaskan, sebanya 30 orang tersebut sudah lulus menjalani pelatihan di BLK Condet. Sehingga, hal itu sesuai harapan dan keinginan Presiden Joko Widodo Jokowi yang sempat menyampaikan harapan agar warga lokal memiliki kemampuan pengelasan bawah air."Yang telah mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang untuk data peserta, ada di PPKKPPL Condet 14 orang mulai 22 Agustus hingga 22 September 2022 dan 16 orang mulai 18 Juli hingga 21 Agustus," ucap Hermawan saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat 21/10/2022.Teknisi las dari Kepulauan Seribu awalnya memang merupakan pencari kerja dan pemuda yang masuk kategori usia angkatan kerja. Selama pelatihan, peserta dibekali materi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia SKKNI. Peserta juga mendapat materi praktik menyelam selama delapan hari, kemudian dilatih mengelas di bawah air selama 20 hari. Para peserta yang lulus mengikuti pelatihan akan mendapat dua sertifikat, yakni sertifikat pelatihan PPKKPL dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi BNSP.Ke depan, Hermawan berharap, pihaknya lebih banyak kesempatan mengikutsertakan para pekerja di wilayah Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan pada sektor ini, agar mampu menjawab permintaan khusus yang disampaikan Presiden Jokowi agar Indonesia segera menambah tenaga terampil pengelasan bawah air. Apalagi, di wilayah Kepulauan Seribu, ada banyak perusahaan yang bergerak di bidang pengeboran. Jokowi pernah meminta Kementerian Ketenagakerjaan Kemenaker menggenjot keluaran output tenaga kerja las bawah laut berkualitas melalui pelatihan kerja. "Yang sering kita kurang adalah keterampilan mengelas di bawah laut," kata Jokowi saat melepas PMI G to G Korea Selatan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 17/10/2022.Saat mengenang menjadi wali kota Surakarta, Jokowi mengaku, hanya berhasil menyiapkan keluaran 30 orang pekerja las bawah laut per tahun melalui pelatihan kerja yang digelar di Kota Solo. "Saya waktu Wali Kota Solo menyiapkan Clinic Center-nya, setiap tahun hanya bisa keluar 30 orang. Padahal ini permintaan saja hingga per tahun," kata mengatakan permintaan sebesar itu seharusnya diambil oleh para pekerja Indonesia. Apalagi gaji tenaga kerja las bawah laut cukup tinggi, mencapai Rp36 juta."Ini tugas sekali lagi mungkin untuk Kemenaker menyiapkan betul-betul pekerja, menyediakan para pekerja dengan keterampilan tinggi ini harus disiapkan," kata Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada kesempatan yang sama turut merespons permintaan presiden dengan mengarahkan Balai Latihan Kerja BLK untuk memberikan pelatihan lebih banyak kepada tenaga pengelasan bawah air."Karena itu memang kompetensi khusus ya. Kalau kompetensi welder atau las pada umumnya itu kami ada di hampir semua BLK, tapi khusus untuk las di bawah laut, ada sebagian seperti kami siapkan di BLK Bangka Belitung," kata mengatakan untuk merespons permintaan Presiden Joko Widodo, pihaknya akan menambah lebih banyak kesempatan bagi pekerja dan angkatan kerja di Indonesia mengikuti pelatihan las bawah air ini."Kalau dari kami, pelatihan itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, tapi kebutuhan pekerja di dalam negeri juga kami siapkan," tutup Menteri Ketenagakerjaan RI. Sertifikasi Teknik Las Bawah Air BNSPDEVELOP Training Center menyelenggarakan Workshop&Certification Teknik Las Bawah Air yang bertujuan untuk melatih, menguji&mensertifikasi tenaga ahli dengan cakupan kerja terkait Teknik Las Bawah Air Program sertifikasi ini didahului dengan pembekalan materi sesuai dengan bidang sertifikasi agar peserta sertifikasi lebih siap dalam ujian sertifikasi Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif di dalam kelas. Peserta pelatihan diajak untuk sepenuhnya aktif dalam memahami materi yang disampaikan oleh instruktur. Sejalan dengan teori yang disampaikan,sebanyak mungkin akan diberikan contoh-contoh studi kasus yang relevan dengan kondisi yang ada diindustri. Dalam hal ini peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan mendiskusikan topik-topik yang dibahas. Materi Training dirancang khusus oleh para praktisi dan tenaga ahli yang kompeten serta telah berpengalaman sesuai dengan experience dan solid knowledge mereka. Anda akan mendapat sharing ilmu langsung dari para praktisi yang berpengalaman bertahun-tahun. Selama training, instruktur kami akan menggunakan kombinasi teori serta praktek langsung dengan studi kasus telah dipersiapkan yang menyerupai Proyek nyata. Request for Brochure Course Schedule&Price Kumpulan berita pelatihan las bawah air, ditemukan 4 berita. itu memang kompetensi khususJakarta ANTARA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menyatakan sudah mempunyai 30 teknisi di bidang pengelasan bawah air sesuai harapan dan keinginan Presiden Joko Widodo. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Kepulauan Seribu Hermawan menjelaskan 30 orang tersebut mengikuti pelatihan las bawah air di Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las PPKKPL atau Balai Latihan Kerja BLK Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. "Yang telah mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang untuk data peserta, ada di PPKKPPL Condet 14 orang mulai 22 Agustus hingga 22 September 2022 dan 16 orang mulai 18 Juli hingga 21 Agustus," ucap Hermawan saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat. Teknisi las dari Kepulauan Seribu awalnya memang merupakan pencari kerja dan pemuda yang masuk kategori usia angkatan kerja. Selama pelatihan, peserta dibekali materi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia SKKNI. Peserta juga mendapat materi praktik menyelam selama delapan hari, kemudian dilatih mengelas di bawah air selama 20 hari. Para peserta yang lulus mengikuti pelatihan akan mendapat dua sertifikat, yakni sertifikat pelatihan PPKKPL dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi BNSP. Ke depan, Hermawan berharap pihaknya lebih banyak kesempatan mengikutsertakan para pekerja di wilayah Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan pada sektor ini, agar mampu menjawab permintaan khusus yang disampaikan Presiden Joko Widodo agar Indonesia segera menambah tenaga terampil pengelasan bawah air yang saat ini jumlahnya masih kurang banyak. Apalagi di wilayah Kepulauan Seribu sendiri, ada banyak perusahaan yang bergerak di bidang pengeboran. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo Jokowi meminta Kementerian Ketenagakerjaan Kemenaker menggenjot keluaran output tenaga kerja las bawah laut berkualitas melalui pelatihan kerja. "Yang sering kita kurang adalah keterampilan mengelas di bawah laut," kata Jokowi saat melepas PMI G to G Korea Selatan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 17/10. Jokowi mengenang waktu menjadi Wali Kota Surakarta, dia hanya berhasil menyiapkan keluaran 30 orang pekerja las bawah laut per tahun melalui pelatihan kerja yang digelar di Surakarta. "Saya waktu Wali Kota Solo menyiapkan Clinic Center-nya, setiap tahun hanya bisa keluar 30 orang. Padahal ini permintaan saja hingga per tahun," kata Jokowi. Jokowi mengatakan permintaan sebesar itu seharusnya diambil oleh para pekerja Indonesia. Apalagi gaji tenaga kerja las bawah laut cukup tinggi, mencapai Rp36 juta. "Ini tugas sekali lagi mungkin untuk Kemenaker menyiapkan betul-betul pekerja, menyediakan para pekerja dengan keterampilan tinggi ini harus disiapkan," kata Jokowi. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada kesempatan yang sama turut merespons permintaan presiden dengan mengarahkan Balai Latihan Kerja BLK untuk memberikan pelatihan lebih banyak kepada tenaga pengelasan bawah air. "Karena itu memang kompetensi khusus ya. Kalau kompetensi welder atau las pada umumnya itu kami ada di hampir semua BLK, tapi khusus untuk las di bawah laut, ada sebagian seperti kami siapkan di BLK Bangka Belitung," kata Ida. Ida mengatakan untuk merespons permintaan Presiden Joko Widodo, pihaknya akan menambah lebih banyak kesempatan bagi pekerja dan angkatan kerja di Indonesia mengikuti pelatihan las bawah air ini. "Kalau dari kami, pelatihan itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, tapi kebutuhan pekerja di dalam negeri juga kami siapkan," tutup Menteri Ketenagakerjaan RI. Baca juga Kepulauan Seribu ajak pemuda memajukan daerah Baca juga Pemkab Seribu libatkan digital nomad bekerja di Untung Jawa dan Onrust Baca juga PMI Kepulauan Seribu bantu warga korban kebakaran di Pulau LancangPewarta Abdu FaisalEditor Ganet Dirgantara COPYRIGHT © ANTARA 2022

pelatihan las bawah air